Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dan dukungan sosial pasangan dengan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah guru honorer yang sudah menikah di Kabupaten Batang Hari dan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah guru honorer dengan karakteristik memiliki pasangan hidup dan tinggal bersama. Penelitian ini diukur menggunakan alat ukur berupa skala, yaitu skala kesejahteraan psikologis, skala harga diri, dan skala dukungan sosial pasangan. Pengumpulan data dilakukan melalui google form. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 142 orang. Metode analisis data pada penelitian ini adalah analisis regresi ganda dengan dua prediktor dan analisis data menggunakakan Statistical Product and Service Solution for Windows 22.00 (SPSS). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara harga diri dan dukungan sosial pasangan dengan kesejahteraan psikologis guru honorer yang ditunjukkan dengan R sebesar 0.652 dengan taraf signifikansi (p) 0.000 < 0.01. Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada guru honorer dengan r sebesar 0.224 dan taraf signifikansi (p) sebesar 0.008 < 0.01, artinya semakin tinggi harga diri yang dimiliki guru honorer maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologisnya, sebaliknya semakin rendah harga diri pada guru honorer, maka semakin rendah pula kesejahteraan psikologis guru honorer. Selanjutnya terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial pasangan dengan kesejahteraan psikologis guru honorer dengan r sebesar 0.181 dan taraf signifikansi (p) sebesar 0.032 < 0.05, artinya semakin tinggi dukungan sosial pasangan pada guru honorer maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis guru honorer, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial pasangan pada guru honorer maka semakin rendah pula kesejahteraan psikologis guru honorer. Harga diri dan dukungan sosial pasangan bersama-sama memberikan sumbangan efektif sebesar 42.5% kepada kesejahteraan psikologis dan sisanya sebanyak 57.5% sumbangan terhadap kesejahteraan psikologis merupakan faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.