DETAIL DOCUMENT
Potensi learning loss pasca pandemi pada anak usia dini di Maluku ditinjau dari perspektif guru
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Indriani, Tanti Maulia
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-05-27 08:57:21 
Abstract :
Learning loss pada anak usia dini didefinisikan sebagai keterlambatan perkembangan yang ditandai dengan adanya penurunan motivasi, dan kemampuan sensor-motor, perubahan psikososial, anak yang cenderung agresif, emosi berlebihan, mementingkan diri sendiri dan pembangkang karena kurang stimulus selama BDR. Potensi learning loss pada anak usia dini perlu diketahui agar dapat dilakukan upaya terbaik untuk mengatasinya, akan tetapi di Maluku belum ada penelitian yang melakukan deteksi potensi learning loss pada anak usia dini pasca pandemi covid 19. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi potensi learning loss ditinjau dari perspektif guru di Provinsi Maluku. Penelitian menggunakan metode kuantitatif survey dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian sejumlah 1.907 guru TK di Provinsi Maluku. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan sampel berjumlah 96 guru TK di Provinsi Maluku untuk memenuhi derajat kepercayaan 90% margin of error sebesar 10%. Proses pengambilan data dengan penelitian ini menggunakan kuesiosoner yang disebarkan menggunakan gform. Analisis data dilakukan dalam penelitian ini menggunakan bantuan dari program IBM SPSS 26. Hasil penelitian yang dilakukan di 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku dengan 96 sampel. Responden yang kemudian dikelompokkan sesuai kategorinya dengan menggunakan tabel distribusi diperoleh 32 dari 96 responden berada pada kategori sedang sebesar 33%, serta 29 dari 96 responden berada pada kategori sedang sebesar 30%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdeteksi adanya potensi learning loss pasca pandemi pada anak usia dini di Maluku ditinjau dari perspektif guru berada pada kategori sedang. Untuk mengungkap kondisi perkembangan anak-anak terkini setelah pembelajaran penuh tatap muka sudah berjalan lebih dari satu tahun ajaran, tentu membutuhkan penelitian lebuh lanjut. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan