DETAIL DOCUMENT
Prarancangan pabrik kimia Resin Novolak dari fenol dan formaldehid dengan kapasitas 62.000 ton/Tahun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Mar'ah, Khusnil
Subject
QD Chemistry 
Datestamp
2024-05-25 06:11:11 
Abstract :
Resin novolak merupakan bahan baku yang digunakan pada industri polimer plastik sebagai komponen fleksibilitas dan ketahanan plastik. Perancangan pabrik resin novolak ini menggunakan bahan baku fenol dan formaldehid dengan kapasitas 62.000 ton/tahun. Pabrik ini direncanakan dibangun Gresik dengan pertimbangan produksi bahan baku, pemasaran produk, utilitas, dan fasilitas transportasi dalam mendukung proses pabrik. Proses pembuatan resin novolak diawali dengan menghomogenkan larutan fenol dengan asam sulfat yang berada pada tangki mixer-01 dan larutan dengan temperatur 30ºC. Bahan baku berupa larutan fenol, asam sulfat, dan formaldehid, kemudian diumpankan ke dalam Reaktor-01 pada suhu 98ºC denganwaktu tinggal 14 menit hingga mencapai konversi 78%. Hasil keluaran Reaktor diumpankan menuju netralizer pada suhu 40ºC dengan tujuan untuk menetralkanasam dengan menggunakan pelarut basa. Produk dari netralizer diteruskan kedalam proses pemisahan menggunakan decanter. Hasil pemisahan berdasarkankelarutan zat, hasil berupa fase berat akan diteruskan menuju tangki limbah dan fase ringan menuju flashdrum. Temperatur yang digunakan pada proses di decanter yaitu 30 ºC. Pada proses di flashdrum dengan suhu 180 ºC,hasil atas berupa sisa pelarut berupa fase gas dan hasil bawah berupa larutan resinnovolak. Pemisahan pada flashdrum bertujuan mendapatkan spesifikasi produk yang diinginkan yaitu produk dengan kemurnian 98% yang diumpankan menujucrystalizer. Crystalizer dioperasikan pada suhu 40ºC dengan hasil keluaran akhir berupa produk kristal resin novolak kemurnian 98%. Hasil produk akhir kemudian diteruskan menuju proses pengemasan produk (packaging) yang siap didistribusikan. Air yang diperlukan untuk mengoperasikan pabrik sebesar 23.894,5481 kg/jam dengan kebutuhan listrik sebesar 523,1211 kW yang diperolehdari PLN dengan cadangan satu generator. Berdasarkan pertimbangan sifat bahan dan kondisi operasi dapat dikatakan bahwa pabrik resin novolak termasuk pabrik dengan Indonesia tinggi (high risk). Hasil analisis ekonomi yang didapatkan, pabrik ini memiliki nilai Fixed Capital Investment (FCI) sebesar Rp. 1.547.410.191.199 dan Working Capital (WC) sebesar Rp. 435.470.382.508. Analisis kelayakan pabrik menunjukkan ROI sebelum pajak sebesar 47?n setelah pajak 33%. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 1,76 tahun dan setelah pajak yaitu sebesar 4,16 tahun. Nilai Break Even Point (BEP) sebesar 43,75%, Shutdown Point (SDP) sebesar 28,39%, dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 61,37%. Berdasarkan dari analisis kelayakan tersebut maka pabrik resin novolak ini layak untuk didirikan dan dikaji lebih lanjut. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan