Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Muna, Annis Nisa'ul
Rahmadani, Nabillah
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2024-05-29 01:18:44
Abstract :
Phthalic anhydride merupakan senyawa organik dengan formula C8H4O3 berbentuk kristal berwarna putih dan berbau apak. Phthalic anhydride memiliki
berbagai kegunaan di industri kimia, terutama industri plasticizer. Prarancangan
pabrik phthalic anhydride dilakukan untuk mengkaji kelayakan pabrik untuk didirikan. Kebutuhan phthalic anhydride saat ini masih diimpor dari luar negeri,
oleh karena itu pabrik dirancang dengan kapasitas 50.000 ton/tahun didirikan untuk memenuhi kebutuhan phthalic anhydride dalam negeri pada berbagai industri
dengan kemurnian phthalic anhydride yaitu 99,8% berat. Bahan baku berupa napthalene diperoleh dari PT. ABA Chemie, Selangor, Malaysia. Sedangkan untuk
udara diperoleh dari sekitar pabrik yang didirikan di daerah Cilegon, Banten. Proses produksi phthalic anhydride menggunakan proses oksidasi, di mana
reaksi pembentukan phthalic anhydride dari napthalene dan udara menggunakan reaktor fixed bed multitube yang beroperasi secara isothermal non adiabatic pada
suhu 260-400?C dan tekanan 1 atm dengan katalis vanadium pentaoksida. Reaksi yang terjadi di dalam reaktor secara eskotermis dan irreversible. Proses produksi
terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap reaksi, dan tahap pemisahan. Untuk mendukung proses produksi phthalic anhydride dibutuhkan
steam pemanas dan air yang disediakan dari unit utilitas. Air yang diperlukan untuk pabrik sebesar 1187920,9859 kg/jam, pabrik ini membutuhkan listrik sebesar
769,94 kW yang disuplai oleh PLN dan generator cadangan. Pabrik ini akan dibangun di Cilegon, Banten. Pemilihan lokasi ini berdasarkan ketersediaan area
bahan baku dan transportasi yang berdekatan dengan pelabuhan. Pabrik ini membutuhkan tenaga kerja sebanyak 410 karyawan baik staf maupun shift dan akan
beroperasi selama 330 hari/tahun atau 24 jam/hari.
Berdasarkan tinjauan kondisi operasi, sifat bahan baku, dan produk maka pabrik phtahlic anhydride dengan kapasitas 50.000 ton/tahun ini termasuk pabrik beresiko tinggi. Berdasarkan hasil analisis ekonomi dari prarancangan pabrik phthalic anhydride diperoleh persentase Return on Invesment (ROI) sebelum pajak yaitu 57,59 %, Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 1,48 tahun, Discounted Cash Flow Rate (DCFR) 60,00%, Break Even Point (BEP) yaitu 43,78 %, sedangkan Shut Down Point (SDP) 28,43%. Analisis tersebut menunjukkan hasil yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini menarik untuk dikaji lebih lanjut.