Abstract :
Penelitian bertujuan untuk menguji hubungan antara pola asuh permisif orang tua dengan regulasi emosi pada remaja akhir di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan skala regulasi emosi dan skala pola asuh permisif. Sampel penelitian sebanyak 110 orang subjek diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis didapat indeks korelasi sebesar r = -0,557 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,01). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara pola asuh permisif dan regulasi emosi. Artinya, semakin tinggi pola asuh permisif maka semakin rendah regulasi emosi dan sebaliknya semakin rendah pola asuh permisif maka semakin tinggi regulasi emosi. Pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 31% terhadap regulasi emosi, sedangkan 69% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil kategorisasi skor pola asuh permisif sebagian besar dengan tingkatan sedang (64,5%) dan kategorisasi skor regulasi emosi sebagian dengan kategori sedang (54,5%).