DETAIL DOCUMENT
Strategi pembiayaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan layanan pendidikan di SMA Negeri 13 Samarinda Kalimantan Timur
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Supriyanto, Bambang
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-06-04 02:09:48 
Abstract :
Bambang Supriyanto. 2024. Strategi Pembiayaan Sarana dan Prasarana Untuk Meningkatkan Layanan Pendidikan di SMA Negeri 13 Samarinda Kalimantan Timur Tesis. Yogyakarta : Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan Sarana dan prasarana pendidikan adalah bagian penting dalam sebuah layanan pendidikan. Seperti termaktub dalam Bab VII Pasal 42 Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyangkut Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan secara nasional dengan sangat jelas disebutkan bahwa sarana pendidikan yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang baik dan berkelanjutan wajib dimiliki oleh sekolah. Tujuan Penelitian ini adalah mengungkap strategi pembiayaan yang digunakan oleh kepala sekolah dalam mencari sumber anggaran sarana dan prasarana, untuk mengungkap strategi Pembiayaan yang digunakan oleh kepala sekolah dalam mengorganisasikan dan menggerakkan anggaran sarana dan prasarana, dan untuk mengungkap strategi pembiayaan sarana dan prasarana yang digunakan oleh kepala sekolah dalam penguatan kerjasama kemitraan dalam meningkatkan layanan pendidikan di SMA Negeri 13 Samarinda. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode observasi partisipatif dimana aspek yang diamati dalam observasi meliputi proses pengamatan bagian dalam dilakukan oleh observer dengan ikut mengambil bagian dalam kegiatan orang-orang yang akan diobservasi. Penelitian ini menggunakan 4 metode yaitu Observasi, wawancara mendalam, telaah dokumen (data sekunder) dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian Strategi Pembiayaan Sarana dan Prasarana Untuk Meningkatkan Layanan Pendidikan Di SMA Negeri 13 Samarinda Kalimantan Timur dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Strategi kepala sekolah dalam proses perencanaan anggaran sarana dan prasarana untuk meningkatkan layanan pendidikan di SMA Negeri 13 Samarinda dibagi 3 (tiga) yaitu : a. Mencari bantuan ke dinas terkait.. b. Pengajuan Proposal. c. Pembangunan Secara Mandiri. Pembangunan secara mandiri yang dilakukan oleh SMA Negeri 13 Samarinda adalah pembangunan sarana dan prasarana yang tidak dibantu oleh pemerintah. 2. Berdasarkan proses analisis data tentang strategi kepala sekolah dalam pengorganisasian dan penggerakan anggaran sarana dan prasarana dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu: a. Penggunaan dana skala prioritas. b. Optimalisasi dana bosnas dan bosda. c. Sumbangan Sukarela. 3. Berdasarkan proses analisis data tentang strategi kepala sekolah dalam membangun kemitraan dan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sumber daya masyarakat/ komite sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana di SMA Negeri 13 Samarinda dibagi menjadi 4 (empat) yaitu: a. Memanfaatkan aplikasi e-Krisna. b. Pendekatan dengan instansi terkait. c. Memposting di media social. d. Memanfaatkan Ruang yang tidak digunakan/ Prasarana yang belum diberdayakan. Memanfaatkan ruangan yang kosong/ prasarana yang belum diberdayakan merupakan alternative yang baik untuk memenuhi sarana dan prasarana sekolah, hal ini dapat dipahami bahwa penggunaan ruangan kosong relative lebih murah dalam hal rehabilitasinya. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan