Abstract :
Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi dan budaya organisasi dengan kepuasan kerja pada pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif yang menggunakan 3 skala yaitu kecerdasan emosi, budaya organisasi, dan kepuasan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 150 pegawai. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 108 pegawai. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan software SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dan budaya organisasi dengan kepuasan kerja yang menunjukkan koefisien R mempunyai nilai sebesar 0,790 dan koefisien korelasi parsial antara kecerdasan emosi dengan kepuasan kerja mempunyai nilai r = 0,512, serta koefisien korelasi parsial antara budaya organisasi dengan kepuasan kerja mempunyai nilai r = 0,528. Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis mayor dan minor dapat diterima. Sumbangan efektif kecerdasan emosi sebesar 30,3788 persen dan budaya organisasi sebesar 31,99 persen sehingga menghasilkan sumbangan efektif total sebesar 62,3688 persen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang sangat signifikan dan positif antara kecerdasan emosi dan budaya organisasi dengan kepuasan kerja.