Abstract :
Asap rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan saluran pernapasan. Tridax procumbens L. memiliki potensi sebagai antioksidan karena mengandung flavonoid yang berperan dalam menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Tridax procumbens L. sebagai sumber antioksidan terhadap kadar SOD pada tikus Wistar yang terpapar asap rokok. Penelitian ini menggunakan tikus Wistar (25 ekor) dengan 5 perlakuan yang terdiri dari K (aquadest), KN (dipapar asap rokok), P1 (dipapar asap rokok dan diberi ekstrak 100 mg/kg BB), P2 (dipapar asap rokok dan diberi ekstrak 200 mg/kg BB), dan P3 (dipapar asap rokok dan diberi ekstrak 300 mg/kg BB). Pemberian ekstrak dilakukan pada hari ke-1 sampai hari ke-21 dan pemaparan asap rokok dilakukan pada hari ke-8 sampai hari ke-21. Parameter yang diamati terdiri dari uji kadar flavonoid (dengan metode KLT, kadar flavonoid total, dan kadar fenolik total), berat badan, kadar SOD (metode whole blood). Data dianalisis dengan uji ANOVA satu arah dan (P<0>0,05), namun kadar SOD berbeda antar perlakuan (P<0,05) dengan dosis yang paling optimum adalah 300 mg/kg BB. Kesimpulannya menunjukkan bahwa dosis 300 mg/kg BB ekstrak etanol Tridax procumbens L. dapat berperan sebagai antioksidan alami dari paparan asap rokok secara in vitro.