Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa variabel ekonomi terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Variabel yang dianalisis meliputi Federal Funds Rate, jumlah uang beredar, suku bunga, inflasi, dan ekspor. Metode yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan data time series dari Q1 2010 hingga Q4 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, Federal Funds Rate dan suku bunga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar Rupiah. Sebaliknya, jumlah uang beredar dan inflasi memiliki pengaruh signifikan positif, dimana peningkatan 1% pada jumlah uang beredar dan inflasi masing-masing menyebabkan peningkatan nilai tukar Rupiah sebesar 0.36 Rupiah dan 0.014 Rupiah. Variabel ekspor tidak menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang, Federal Funds Rate dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar Rupiah. Namun, jumlah uang beredar dan suku bunga menunjukkan pengaruh signifikan positif, dengan peningkatan 1% pada jumlah uang beredar dan suku bunga masing-masing menyebabkan peningkatan nilai tukar Rupiah sebesar 0.64 Rupiah dan 0.03 Rupiah. Variabel ekspor juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka panjang.