DETAIL DOCUMENT
Studi etnomedisin penggunaan Bawang Putih (Allium sativum L.) di Desa Hulosobo Kaligesing Purworejo Jawa Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Yulianto, Seftigita
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2024-06-08 04:04:22 
Abstract :
Etnomedisin merupakan pengobatan tradisional yang didasarkan konsep, kepercayaan, dan pengalaman dari berbagai kebiasaan budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bawang putih (Allium sativum L.) senyawa sulfur, seperti alliin, yang memiliki sifat antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manfaat dan cara penggunaan bawang putih sebagai pengobatan tradisional, serta untuk mengevaluasi nilai analisis dari tiga parameter yang digunakan di Desa Hulosobo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Penelitian dilakukan selama periode antara 1 Juni 2023 hingga 1 April 2024 di Desa Hulosobo dengan fokus pada analisis kuantitatif deskriptif. Sebanyak 25 responden yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi telah diwawancarai menggunakan metode semi terstruktur dengan menerapkan teknik purposive sampling. Data hasil wawancara kemudian dianalisis dengan menggunakan beberapa parameter nilai penggunaan (Use Value), frekuensi kutipan (Frequency of Citation) dan rasio kesepakatan informan Dalam penelitian responden menunjukkan tingkat pengetahuan (89,72%) dan sikap (80,95%) yang baik terhadap penggunaan bawang putih sebagai obat tradisional. Namun, pola perilaku responden terhadap penggunaan bawang putih ini dinilai cukup baik, dengan mencapai (64,2%). Sebagai pengobatan penyakit hipertensi, demam, sakit gigi, kolesterol, diabetes, dan gatal. Tiga penyakit yang sering disebutkan yaitu sakit gigi (40%), gatal (20%) dan kolestrol (12%). Umbi diolah dengan ditumbuk, dicincang, dihaluskan, dikunyah, atau dimakan langsung. Parameter Use Value (UV) menunjukkan rata ? rata nilai (0,12 ? 0,4), frekuensi sitasi (12% - 40%), dan rasio kesepakatan informan (1). 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan