DETAIL DOCUMENT
Analisis tindak tutur ekspresif dalam film Omar (2013) (Kajian Pragmatik)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Harun, Nur Syahrul Salman
Subject
PI Oriental languages and literatures 
Datestamp
2024-06-10 06:47:22 
Abstract :
Tindak tutur merupakan bagian dari analisis pragmatik yang mengkaji bahasa dari aspek pemakaian aktualnya. Dialog film memiliki proses komunikasi seperti dalam kehidupan sehari-hari dan di dalamnya terdapat sebuah tuturan yang mengacu pada tindak tutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam dialog film Omar (2013. Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif karena penelitian dilakukan dengan mengamati suatu individu, keadaan suatu bahasa, dan gejala emosional pada kelompok tertentu. Sumber data penelitian berupa tuturan dialog para tokoh dalam film Omar (2013). Tahapan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan memilah data berupa tuturan, kemudian memasukkan data yang sudah diperoleh ke dalam kartu data, dilanjutkan dengan mengklasifikasikan data menggunakan teori Searle, kemudian mengkaji dan menganalisis data berdasarkan konteks tuturan menggunakan teori Hymnes berupa komponen SPEAKING (Setting, Participant, End, Act, Key, Instrument, Norm, Genre) dan diakhiri dengan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang muncul dalam film Omar (2013) karya Hany Abu Asad, terdiri dari 21 tindak tutur ekspresif yang menunjukkan interaksi antar karakter. Tindak tutur tersebut terbagi menjadi dua jenis utama: langsung (13 tuturan) dan tidak langsung (8 tuturan). Dalam kategori tindak tutur langsung, karakter menggunakan berbagai fungsi komunikatif seperti berterimakasih, menyalahkan, meminta maaf, berempati, marah, dan memuji. Setiap fungsi tindak tutur tersebut menambah dimensi emosional dan kompleksitas hubungan antar karakter dalam cerita. Kecenderungan bentuk dan fungsi tindak tutur disebabkan karena alur cerita dalam film Omar (2013) terdapat situasi emosional yang dialami karakter di dalam film ini. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan