Abstract :
Beasiswa Prestasi Akademik (BPA) merupakan salah satu jenis beasiswa yang diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD). BPA mempertimbangkan sejumlah kriteria sebagai proses seleksi diantaranya. Proses penyeleksian pada beasiswa BPA masih dilakukan secra kovensional atau manual yaitu l memerlukan penginputan data mahasiswa satu per satu ke daam file spreadsheet kemudian di sortir, sehingga hal ini menyebabkan beberapa tantangan, antara lain memakan waktu yang lama dan harus memiliki ketelitian yang tinggi. Membutuhkan waktu yang lama dikarenakan proses sorting terdiri dari 8 atribut dan tidak ada atribut penentu sehingga prosesnya harus melakukan sorting satu persatu. Permasalahan lainnya yang timbul dalam penyaluran dana beasiswa yaitu kurang maksimal dalam pendayagunaan dana beasiswa sehingga kurang tepat sasaran.
Untuk mempermudah proses seleksi, sistem perangkingan beasiswa dibuat untuk dapat memberi rekomendasi beasiswa dengan kriteria dan syarat yang telah ditentukan yaitu mahasiswa aktif UAD semester 2, tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lainnya, mengikuti penuh kegiatan P2K dan mendapatkan, Soft Skill Tahap 1 dan Dahlan Muda Mengabdi, aktif dalam kegiatan Ormawa UAD, berhasil mengikuti kompetisi dan kejuaraan, memperoleh sertifikat pelatihan seminar, dan mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 Metode yang digunakaan untuk mengatasi masalah ini yaitu menerapkan Simple Additive Weighting (SAW). Medode SAW terdiri dari beberapa tahapan diantaranya penentuan kriteria, pembobotan, dan perangkingan.
Hasil pengujian dengan confusion matrix menyatakan bahwa tingkat akurasi pada perhitungan dengan menerapkan metode Simple Aditive Weighting adalah sebesar 86,58%. Oleh karena itu, metode SAW bisa dijadikan sebuah metode yang dikembangkan untuk sistem pendukung keputusan penentuan penrimaan Beasiswa Prestasi Akademik (BPA).