Abstract :
Pembelajaran matematika di sekolah dasar adalah salah satu pembelajaran yang dikembangkan di lingkungan peserta didik di sekolah dasar. Salah satu materi dalam mata pelajaran matematika ini adalah materi pembagian. Materi pembagian ini akan sangat berguna dalam kehidupan nyata yang akan dijumpai dalam hari-harinya. Materi pembagian ini biasanya di kelas 3 mengalami kesulitan dalam memahami konsep dalam pembagian. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh terhadap penerapan modelpembelajaran berbasis masalah(PBL) berbantuan TPACK secara signifikan terhadap hasil belajar matematika materi pembagian pada peserta didik kelas III SD Muhammadiyah Pajangan 2.
Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian desain kuasi eksperimen dengan nonequivalent control group desaign. Pengumpulan data menggunakan tes yaitu pretest dan posttest. Penggunaan kedua tes ini untuk mengetahui sejauh mana peserta didik dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.
Hasil validasi pada penelitian ini menggunakan product moment. Pengujian validasi ini untuk menguji kevalidan soal sebelum dilakukannya tindakan. Hasil validasi menghasilkan lebih dari 0,005, sehingga 10 soal tes awal Dantes pasca dinyatakan valid. Hasil penelitian ini juga memperoleh hasil dari setiap masing-masing kelas. Kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model PBL menunjukan hasil yang signifikan dengan dilihat dari standar pada subjek 57,9, hal ini tergolong kategori cukup efektif. Kelas kontrol sendiri yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran konvensional menunjukan hasil yang kurang baik, dilihat dari skor gaian 28,7. Model pembelajaran pembelajaran berbasis masalah(PBL) berbantuan TPACK dapat disimpulkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika materi pembagian kelas III. Dengan demikian, kontribusi penelitian dapat membantu guru dalam menerapkan model pembelajaran yang mendukung pemahaman peserta didik dalam memahami materi pembagian.