DETAIL DOCUMENT
Pengaruh kontrol diri terhadap perilaku cyberbullying pada siswa kelas XI SMAN 1 Purwareja Klampok
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Zidana, Nizala Anas
Subject
HV Social pathology. Social and public welfare 
Datestamp
2024-06-11 09:27:24 
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi karena perilaku cyberbullying sering terjadi pada kalangan anak-anak, remja sampai orang tua. Penggunaan gadget dan media sosial tanpa pengawasan orang tua menjadi salah satu penyebab cyberbullying. Cyberbullying pada remaja terutama pada siswa SMA menjadi perhatian penting karena hal ini dapat berdampak negatif terutama pada mental dan prestasi akademik siswa, untuk menghadapi fenomena ini harus diperlukan kontrol diri, kesabaran dan emosi yang baik. Oleh karena itu Peneliti mengangkat topik mengenai pengaruh kontrol diri terhadap perilaku cyberbullying pada siswa kelas XI SMA N 1 Purwareja Klampok. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 132 siswa dengan jumlah sampel 100 Siswa. Berdasarkan penelitian ini skala kontrol diri dan cyberbullying sebagai instrumen untuk pengumpulan data. Sebelumnya instrumen tersebut telah melalui tahap uji validitas isi yang dilakukan oleh dosen ahli dan validitas konstruk. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kontrol diri memiliki pengaruh terhadap perilaku cyberbullying. Kontrol diri memiliki pengaruh terhadap perilaku cyberbullying sebesar 53,8 %. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kontrol diri berkontribusi terhadap perilaku cyberbullying sebanyak 53,8%. Oleh karena itu hal tersebut mengimplementasikan bahwa konselor atau Guru Bimbingan dan Konseling diharapkan bisa menyediakan pendidikan dan pelatihan kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman tentang kontrol diri dan penggunaan sosial media yang positif melalui sesi konseling individu maupun kelompok. Guru bimbingan dan konseling juga bisa membantu siswa mengelola emosi dan impuls yang dapat mendorong perilaku cyberbullying. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan