DETAIL DOCUMENT
Representasi maskulinitas dalam film Ben & Jody
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Yulianto, Adwin Panggah
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2024-06-14 02:41:12 
Abstract :
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi maskulinitas muncul dalam film Ben & Jody. Sosok maskulin berasal dari kepercayaan masyarakat yang seringkali ditujukan kepada laki- laki. Maskulinitas menunjukkan kelaki lakian terhadap laki laki. Maskulin sendiri merupakan lawan dari sosok feminin yang erat diberikan kepada perempuan yang menurut masyarakat adalah sosok perempuan ideal. Namun dalam perkembangannya perempuan pun dapat memiliki peran sebagai seseorang yang maskulin. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan metode analisis semiotika John Fiske menggunakan tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan juga level ideologi. Peneliti menentukan sampel sesuai dengan teori Beynon yang menyebutkan bahwa maskulinitas memiliki karateristik seperti No Sissy Stuff, Be a Big Wheel, Be a Sturdy Oak dan Give ?em Hell. Hasil ini menemukan bahwa film Ben & Jody merepresentasikan maskulin dengan menggambarkan laki-laki yang mempunyai karakter kuat, agresi, berani, pantang menyerah, bertubuh atletis atau berpenampilan maskulin, cerdas, juga kepemimpinan. Karakter tersebut bukan hanya ada pada laki laki saja namun juga ada pada pemeran perempuan. Representasi maskulin pada film Ben & Jody didukung dengan temuan seperti banyak adegan perkelahian/kekerasan, adegan berbahaya, dialog tokoh, dan penggunaan senjata, baik senjata api maupun senjata tradisional penggunaan, lalu teknik sinematografi yang memperkuat peran tokoh laki-laki dan tokoh perempuan. Dari film tersebut menggambarkan bahwa maskulinitas bukan hanya ada pada laki laki namun juga perempuan dapat memiliki sisi maskulinitas sama halnya dengan laki laki. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan