Abstract :
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sempat mengalami layanan eror sehingga nasabah tidak dapat melakukan transaksi dengan BSI Mobile, mesin ATM, dan teller di kantor cabang bank. Hal ini diakibatkan adanya serangan ransomware sehingga nasabah tidak dapat mengakses seluruh layanan pada BSI. Serangan ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran bagi nasabah, tetapi juga menimbulkan kerugian baik finansial maupun reputasi bagi bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keamanan dan kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah BSI Mobile khususya pasca peristiwa cyber crime.
Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah nasabah BSI Mobile Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 100 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keamanan dan kualitas layanan secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah BSI Mobile pasca peristiwa cyber crime. Temuan ini menegaskan bahwa upaya untuk meningkatkan keamanan dan kualitas layanan dapat membantu memperkuat loyalitas nasabah. Hal ini menandakan bahwa nasabah cenderung tetap menggunakan layanan BSI Mobile meskipun terjadi insiden kejahatan cyber, asalkan keamanan dan kualitas layanan terjamin. Dengan demikian, fokus pada peningkatan keamanan dan kualitas layanan dapat menjadi strategi yang efektif bagi BSI untuk mempertahankan kepercayaan dan loyalitas nasabahnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.