Abstract :
Pembelajaran biologi pada materi bioteknologi memiliki contoh penerapan yang masih terbatas. Diperlukan pengembangan bahan ajar hasil penelitian, misalnya pengaruh konsentrasi sukrosa dan waktu fermentasi terhadap kadar asam laktat calpis berbahan teh bunga telang (Clitoria ternatea L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas handout hasil penelitian pengaruh konsentrasi sukrosa dan waktu fementasi pada pembuatan calpis berbahan teh bunga telang terhadap kadar asam laktat sebagai bahan ajar biologi SMA materi inovasi bioteknologi kelas XII, mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi sukrosa dan waktu fermentasi terhadap kadar asam laktat calpis, mengetahui konsentrasi sukrosa yang optimal terhadap kadar asam laktat calpis, dan mengetahui waktu fermentasi yang optimal terhadap kadar asam laktat calpis.
Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian eksperimen dan kependidikan. Penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua tahap, yaitu pembuatan membuat calpis teh bunga telang yang diberi perlakuan konsentrasi sukrosa (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%). Selanjutnya pembuatan calpis dengan perlakukan waktu fermentasi (0, 24, 48, dan 72) jam. Kadar asam laktat diukur menggunakan metode titrasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan uji Duncan. Penyusunan bahan ajar handout menggunakan model ADD (Analysis, Design, Development). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan hasil penilaian produk dimasukkan ke dalam kategori tingkat kualitas produk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa handout yang telah dinilai memiliki rata-rata 91,92% sehingga masuk dalam kategori ?sangat baik? dan handout berkualitas digunakan sebagai bahan ajar materi inovasi bioteknologi. Konsentrasi sukrosa dan waktu fermentasi berpengaruh terhadap kadar asam laktat, perubahan pH, perubahan warna dan aroma serta rasa pada calpis. Kadar asam laktat paling tinggi pada perlakuan sukrosa 40% (0,0795%) dan pada perlakuan lama waktu fermentasi 48 jam (0,057%), perubahan pH pada fermentasi 48 jam (3,076) dan perubahan warna dari biru menjadi ungu pudar.