DETAIL DOCUMENT
Seleksi sampah pariwisata otomatis menggunakan citra digital dan Artificial Intelligence (AI)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Bakir, Muh. Janwar
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering 
Datestamp
2024-06-21 06:27:27 
Abstract :
Sampah merupakan sisa atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan tidak lagi dimanfaatkan oleh pemiliknya. Sampah secara umum dibedakan menjadi dua, yaitu sampah organik dan anorganik. Kedua limbah tersebut mempunyai manfaat bagi kita, namun juga berdampak terhadap lingkungan. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup (alam) seperti hewan, manusia, tumbuhan yang mengalami pembusukan atau pelapukan. Limbah ini tergolong limbah ramah lingkungan karena dapat diuraikan oleh bakteri secara alami dan cepat. Objek penelitian yang diteliti dalam penelitian ini adalah deteksi kamera pada alat pendeteksi sampah dengan menggunakan kamera yang bertujuan untuk mendeteksi jenis sampah wisata, dimana pada penelitian kali ini saya akan melakukan penelitian mengenai pendeteksian sampah wisata organik dan non organik. Permasalahan sampah di Indonesia disebabkan oleh meningkatnya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, kurangnya tempat pembuangan sampah (TPS), merebaknya serangga dan tikus akibat sampah, serta pencemaran lingkungan baik melalui pencemaran tanah, air, dan udara. Sehingga diharapkan alat ini mampu mengurangi permasalahan sampah di Indonesia khususnya di lingkungan pariwisata. Pada penelitian ini diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,83 dimana hasil tersebut sesuai dengan target awal pada saat memulai pelatihan dan melakukan deteksi. Hal ini memungkinkan pergerakan servo menjadi lebih akurat karena hasil pendeteksiannya memiliki nilai yang tinggi. Dari hasil pengujian diatas diperoleh akurasi sebesar 90% dan hasil gerakan servo sesuai dengan hasil pendeteksian, dimana jika hasil pendeteksian sampah organik maka servo akan berputar 90 derajat, jika non-organik, servo tidak akan bergerak atau tetap pada posisi 0 derajat. Tidak terdapat error pada akurasi servo, namun error pada deteksi sebesar 10% dari 20 sampel yang mengakibatkan servo bergerak searah dengan arah pergerakan servo pada arah error deteksi. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan