Abstract :
Permasalahan yang ada dalam pembelajaran IPA yaitu model pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran IPA tidak sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kurangnya guru dalam kemampuan pedagogik yang dimilikinya. Sehingga memengaruhi minat dan hasil belajar IPA peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap minat dan hasil belajar IPA peserta didik.
Desain penelitian ini adalah kuantitatif quasi eksperimental two group pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner minat belajar, dan tes hasil belajar. Penggambilan sampel menggunakan simple random sampling. Uji validitas menggunakan point biserial dan uji reabilitas menggunakan KR-20. Pengumpulan data melibatkan 2 kelas, kelas IV Tablig jumlah 28 siswa, dan kelas IV Amanah 29 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistic deskriptif, uji hipotesis Uji Paired Sample t-test dan Uji Independent Sample t-test.
Hasil penelitian menunjukan presentase minat belajar IPAS peserta didik setelah tindakan menunjukan kategori sedang skor presentase 39,29 dan hasil belajar IPAS setelah dilakukan tindakaran menunjukan kategori sedang dengan skor presentase 50. hasil uji hipotesis paired sample t-test menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada minat dan hasil belajar IPAS peserta didik setelah dilakukan tindakan dan uji independent sample t-test menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Sehingga disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dari pembelajaran berdiferensiasi terhadap minat dan hasil belajar IPAS peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada sekolah dan guru dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi.
Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Pembelajaran IPAS, Minat, Hasil Belajar.