Abstract :
Pemerintah selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Diskominfosan, di bawah arahan pemerintah Kota Yogyakarta, secara aktif memberikan pelayanan berbasis teknologi guna memudahkan aktivitas bagi penggunanya. Jogja Smart Service adalah aplikasi yang dibuat pemerintah Kota Yogyakarta untuk memudahkan dalam menyampaikan aduan. Sebagai aplikasi layanan publik, Jogja Smart Service banyak digunakan masyarakat untuk melapor, sehingga terjadi respon dalam menangani keluhan di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi komunikasi Diskominfosan dalam menangani keluhan pada aplikasi JSS. Metode yang digunakan peneliti yaitu deskriptif, dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi,
studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan teori manajemen komplain, dengan menggunakan sepuluh prinsip manajemen komplain yaitu: commitment, visibility, access, responsive, fairness, accountability, simplicity, record, resource, reliability,
feedback, remedy. Prinsip tersebut dilakukan Diskominfosan dan Pemerintah Kota Yogyakarta, guna menangani aduan pada aplikasi JSS.