Abstract :
Estimasi usaha adalah langkah krusial dalam mengelola pengembangan perangkat lunak untuk memastikan bahwa proyek tetap berada dalam kendali pengembang. COCOMO II merupakan salah satu metode estimasi yang banyak digunakan untuk mengestimasi usaha secara terperinci dan terdokumentasi dengan baik. Namun, hasil estimasi COCOMO II masih belum optimal dari segi akurasi untuk era saat ini dikarenakan nilai parameter konstanta multiplicative dan exponential yang digunakan oleh COCOMO II tidak selalu memberikan hasil yang tepat secara presisi.
Penelitian ini menggunakan Algoritma Firefly untuk memilih parameter multiplicative dan exponential yang sesuai guna meningkatkan akurasi estimasi usaha COCOMO II. Performa model estimasi COCOMO II yang dioptimasi dengan Firefly diukur menggunakan metrik evaluasi seperti mean
absolute error, mean balanced residual error, mean inverted balanced residual error, serta uji statistik non-parametrik Wilcoxon. Berdasarkan analisis evaluasi performa COCOMO dan Firefly dipilih 85 iterasi dan 85 individu dalam populasi, karena kombinasi angka tersebut memberikan keseimbangan
optimal antara efisiensi komputasi dan akurasi estimasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata MAE dengan algoritma firefly sebesar 2.3703387 sedangkan tanpa algoritma firefly 486.5746237 sehingga algoritma firefly ini mampu menurunkan 99,51 % dari estimasi COCOMO II. Berdasarkan uji statistik non parametrik wilcoxon
menunjukkan nilai Asymp. Sig. 0,00 < 0.05 sehingga terdapat perbedaan antara hasil estimasi COCOMO II menggunakan optimasi algoritma firefly dengan COCOMO II standar.