Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena yang terjadi di sekolah yang menunjukkan terdapat siswa yang memiliki Tingkat respectful mind rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi yang dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta, bahwasanya terdapat permasalahan yang mana peserta didik bersikap intoleransi dalam menghadapi perbedaan. Selain sikap intoleransi terjadi juga perilaku perundungan yang dilakukan oleh beberapa peserta didik. Hal ini bertolak belakang dari aspek respectful mind yaitu menerima dan menghargai perbedaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keefektifan konseling kelompok integrasi seni kreatif visual untuk meningkatkan respectful mind.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta dengan subjek penelitian sejumlah 8 siswa dengan tingkat respectful mind terendah di kelas X E6. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan menggunakan instrumen skala respectful mind yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Dari hasil uji validitas menggunakan SPSS dihasilkan bahwa dari 32 pernyataan terdapat 7 pernyataan yang dinyatakan tidak valid sehingga menghasilkan 25 pernyataan valid. Sedangkan hasil uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach menghasilkan nilai 0,723 dan menunjukan bahwa skala respectful mind reliabel. Analisis yang digunakan yaitu uji Paired Sample t-test.
Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002