Abstract :
Kesehatan merupakan salah satu aspek yang sangat berharga, sehingga Nabi SAW sangat menganjurkan umatnya untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri, terutama dalam hal lima fitrah manusia yang juga dipraktikkan oleh para Nabi sebelumnya. Namun, pada zaman sekarang ini banyak orang yang mengabaikan fitrah tersebut, padahal manfaat dari lima fitrah ini sangat besar. Bahkan, manfaat tersebut telah terbukti melalui penelitian sains dan dari sudut pandang penampilan diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, menggabungkan sumber data primer dari Kutub Sittah dan literatur sekunder dari buku-buku hadis, syarah hadis, jurnal, dan referensi lain yang relevan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan interkoneksi yang dikembangkan oleh Syamsul Anwar dengan empat fungsi, yaitu komplementasi, konfirmasi, kontribusi, dan komparasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang lima fitrah manusia memiliki dasar ilmiah yang kuat. Misalnya, anjuran khitan dalam hadis didukung oleh temuan medis yang menunjukkan bahwa tidak dikhitan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker penis, infeksi saluran kencing, dan lainnya. Demikian pula, anjuran mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur kumis yang mendukung kebersihan diri dan menghindari terjadinya infeksi dan penumpukan bakteri.