DETAIL DOCUMENT
Prarancangan pabrik asam fenil asetat dari benzil sianida, asam sulfat dan air kapasitas 15.000 ton/tahun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Hapsari, Alliya Balqisviratu
Maddalak, Faradhilaningsih
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-07-08 03:01:45 
Abstract :
Pabrik asam fenil asetat mempunyai prospek yang tinggi untuk meningkatkan ekonomi negara. Pabrik asam fenil asetat sendiri banyak dibutuhkan di Industriindustri kimia yang ada di Indonesia diantaranya industri pertanian, industri parfum, industri farmasi. Asam fenil asetat digunakan sebagai bahan baku penicilin, juga digunakan sebagai produksi phenyl aceton yang diperlukan untuk produksi amphetamine yaitu salah satu obat golongan stimulansia. Lokasi pabrik asam fenil asetat direncanakan didirikan di Kawasan Industri Tangerang Provinsi Banten Proses pembuatan asam fenil asetat dari benzil sianida, asam sulfat dan air direaksikan dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB) pada suhu 100 °C dan tekanan1 atm. Reaksi ini mempunyai konversi sebesar 80%. Dalam prosesnya, asam sulfat dan air mengalami pencampuran dalam mixer yang kemudian diumpankan menuju reaktor direaksikan bersama benzil sianida. Setelah dari reaktor kemudian dialirkan menuju dekanter untuk melakukan pemisahan berdasarkan fase berat dan fase ringan. Fase ringan berupa benzil sianida, air, dan asam fenil asetat, sedangkan fase berat berupa asam sulfat , ammonium hidrogen sulfat, air, sedikit benzil sianida dan asam fenil asetat. Fase ringan ialirkan menuju menara distilasi-01 untuk dilakukan pemisahan berdasarkan titik didih. Arus atas berupa air dan benzil sianida yang kemudian di recycle menuju reaktor dan arus bawah berupa produk asam fenil asetat 99?n 1?nzil sianida. Sedangkan fase berat dekanter kemudian dialirkan menuju menara distilasi-02 untuk dilakukan pemisahan. Arus atas beupa air, benzil sianida, asam fenil asetat dan asam sulfat kemudian di recycle menuju reaktor. Arus bawah menara distilasi-02 berupa asam fenil asetat, asam sulfat dan ammonium hidrogen sulfat yang lalu dialirkan meuju UPL. Berdasarkan tinjauan kondisi operasi pabrik asam fenil asetat merupakan industri dengan resiko yang tinggi. Hasil analisis ekonomi terhadap perancangan pabrik ini diperoleh Profit on Sales (POS) sebelum pajak 15,32 ?n sesudah pajak 10,72 %. Percent Return of Investment (ROI) sebelum pajak 45,84 ?n sesudah pajak 32,09 %. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,79 tahun dan sesudah pajak 2,38 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 48,84 ?n Shut Down Point (SDP) sebesar 30,29 % serta Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 49 %. Berdasarkan perhitungan ekonomi dengan jenis pabrik beresiko tinggi, maka dapat disimpulkan pabrik ini layak untuk didirikan. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan