Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan siswa yang disebabkan oleh media sosial, seperti: tiktok yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami gambaran akhlak siswa, (2) memahami strategi pembelajaran guru akhlak dalam pembentukan akhlak siswa melalui strategi problem based learning dan strategi project based learning, (3) memahami faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) gambaran akhlak siswa ketika berinteraksi dengan guru, ketika proses pembelajaran serta ketika bermedia sosial masih terkategori baik dan masih dalam taraf yang wajar walaupun terdapat sebagian siswa yang kurang baik dalam berinteraksi dengan para guru, (2) Strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru akhlak dalam pembentukan akhlak siswa di SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta ialah: pertama, strategi problem based learning dan yang kedua, strategi project based learning, (3) Faktor pendukung strategi pembelajaran guru akhlak terdapat tiga faktor, yaitu guru-guru yang saling suport atau mendukung, fasilitas sekolah yang mewadahi dan bahan ajar. Faktor penghambat strategi pembelajaran guru akhlak terdapat dua faktor, yaitu orang tua dan media sosial.