Abstract :
Media sosial merupakan sarana komunikasi populer dan penting yang memberikan kemudahan dalam penyebaran segala macam informasi, akan tetapi media sosial juga mempunyai dampak negatif salah satunya perilaku cyberbullying. Pemahaman peserta didik terkait perilaku cyberbullying masih sebagian dan belum mendalam, sehingga mereka melakukan tindakan cyberbullying. Melihat fenomena tersebut dibutuhkan layanan bimbingan konseling untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang cyberbullying dengan teknik focus group discussion. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan terhadap pemahaman peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Klaten tentang cyberbullying melalui layanan bimbingan kelompok teknik focus group discussion.
Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain eksperimen dengan metode one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA N 3 Klaten. Sampel dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 yang memiliki kategori tinggi dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah wawancara untuk pengumpulan data awal dan skala cyberbullying yang sudah dilakukan validitas dan reabilitas.
Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh uji hipotesis dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 29 dengan rumus Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil nilai Asym Sig. (2-tailed) 0,012 < taraf signifikan yaitu 0,05. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik focus group discussion dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman cyberbullying pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Klaten.