Abstract :
Pendampingan orang tua adalah upaya orang tua untuk mendampingi anak dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi awal siswa SD Muhammadiyah Gendol 1 diidentifikasikan kurang disiplin dalam belajar dampak dari terlalu lama belajar di rumah dan kurangnya pendampingan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan orang tua dengan kedisiplinan belajar anak di SD Muhammadiyah Gendol 1.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode korelasi. Subjek penelitian adalah orang tua anak usia sekolah kelas I, II, dan III di SD Muhammadiyah Gendol 1 sebanyak 88 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket tertutup dengan skala likert. Validitas instrumen menggunakan teknik korelasi Product Moment, sedangkan reliabilitas menggunakan teknik analisis koefisien Alpha Cronbach. Hasil validitas instrumen pendampingan orang tua didapatkan 18 butir pernyataan valid karena hasil r_hitung > 0,21 dan instrumen kedisiplinan belajar didapatkan 19 butir pernyataan valid karena hasil r_hitung > 0,21. Hasil reliabilitas butir dari instrumen pendampingan orang tua sebesar 0,682 dan instrumen kedisiplinan belajar sebesar 0,800. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi, regresi linear sederhana, uji f, dan koefisien determinan. Pengolahan data menggunakan program SPSS Statistics 25 for windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha teruji kebenarannya dan Ho ditolak artinya pendampingan orang tua berhubungan dengan kedisiplinan belajar anak di SD Muhammadiyah Gendol 1. Hasil analisis korelasi menunjukkan r_hitung > dari r_tabel (0,524 > 0,21), sehingga ada hubungan yang signifikan pendampingan orang tua dengan kedisiplinan belajar. Pendampingan orang tua memberikan kontribusi terhadap kedisiplinan belajar anak sebesar 27,5% dan sisanya yaitu 72,5% ditentukan oleh faktor lainnya. Persamaan regresi linear sederhana (unstandardized coefficients B) menunjukkan Y = 23.334 + 0,649 X1, jadi dapat disimpulkan semakin baik pendampingan orang tua maka tingkat kedisiplinan belajar anak menjadi lebih baik, sebaliknya semakin rendah pendampingan orang tua maka tingkat kedisiplinan belajar anak kurang baik atau tidak optimal.