Abstract :
Tujuan dari penelitian ini untung menganalisis pengaruh rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit terhadap terjadinya financial distress pada perusahaan manufaktur periode 2019-2021. Populasi dalam penelitian ini terdapat 343 perusahaan manufaktur yang dapatkan dari web resmi Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan beberapa kriteria dengan menggunakan teknik tersebut total perusahaan yang memenuhi kriteria sebanyak 100 perusahaan. maka total sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 300 perusahaan selama 3 periode penelitian.
Teknik analisis yang digunakan pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan analisis statistic deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan alat bantu analisis data yaitu E-views 12 yang bertujuan untuk memprediksi pengaruh DER, ROA, Kepemilikan manajerial, Kepemilikan institusional, komite audit terhadap financial distress yang dilihat dari nilai metode altman modifikasi 1995.
Hasil dari uji hipotesis bahwa tingkat solvabilitas menunjukkan positif signifikan terhadap terjadinya financial distress sedangkan tingkat profitabilitas, kepemilikan institusional, komite audit menunjukkan posifit tidak signifikan terhadap terjadi financial distress kemudian kepemilikan manajerial menunjukkan negative signifikan terhadap terjadinya financial distress. Dilihat dari hasil dari nilai R-Square kontribusi pengaruh tingkat solvabilitas, tingkat profitabilitas, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit terhadap financial distress sebesar 18%.