Abstract :
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang
dilatarbelakangi masalah kebencanaan di wilayah Indonesia dalam
lingkup satuan pendidikan. Berdasarkan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) 2019, salah satu daerah di Indonesia
yang paling sering terjadi bencana alam adalah pulau Jawa. Namun
yang menjadi masalah utama yaitu kurangnya edukasi dan peran
sekolah mengenai mitigasi bencana di lingkungan sekolah. Dengan
demikian untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sebuah
inovasi yang dilakukan dalam dunia pendidikan khususnya dalam
proses pembelajaran. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan
melakukan pengembangan sebuah media yaitu media Ular Tangga
Siaga. Melalui media Pembelajaran Ular Tangga Siaga ini diharapkan
dapat mempermudah peserta didik dalam pembelajaran mitigasi
bencana yang berbasis Indigenous Knowledge. Penelitian ini termasuk
dalam penelitian pengembangan Research and Development (R&D)
dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik
pengumpulan data berupa lembar penilaian produk. Analisis data
menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Media ini diuji
kualitas oleh para ahli antara lain ahli media, ahli materi dan ahli
pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media
Ular Tangga Siaga berbasis Indigenous Knowledge yang dilakukan di
SD N 1 Kaliurang mendapat penilaian dari ahli media dan memperoleh
nilai 75 dengan kategori ?Baik?, dari ahli materi diperoleh nilai 85
dengan kategori ?Sangat Baik?, dan ahli pembelajaran diperoleh nilai 82
dengan kategori ?Sangat Baik?. Rata penilaian dari uji validasi ahli
sebesar 80,67 dengan kategori ?Sangat Baik?. Berdasarkan hasil
penilaian dari para ahli, media Ular Tangga Siaga Berbasis Indigenous
Knowledge termasuk dalam kategori sangat baik.