DETAIL DOCUMENT
Pengembangan modul mitigasi bencana berbasis Indigenous Knowledge untuk meningkatkan literasi bencana bagi siswa kelas V sekolah dasar
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Fitriani, Khomzil
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-30 02:42:38 
Abstract :
Bencana alam merupakan ancaman serius bagi kehidupan manusia. Namun, pemahaman siswa terkait dengan mitigasi bencana masih rendah, salah satunya karena kurangnya bahan ajar tambahan untuk mengajarkan materi tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu adanya pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik dan lingkungan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan, menganalisis kelayakan dan menganalisis efektivitas modul mitigasi bencana berbasis indigenous knowledge untuk meningkatkan literasi bencana bagi siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, angket, serta tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa (1) Pengembangan modul mitigasi bencana menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) Kelayakan modul dilihat dari hasil validasi ahli, penilaian guru, dan respon siswa. Validasi ahli media memperoleh nilai 88 dengan kategori sangat baik, ahli materi memperoleh nilai 78 dengan kategori baik, ahli materi memperoleh nilai 78 dengan kategori baik, ahli pembelajaran memperoleh nilai 78 dengan kategori baik, dan ahli bahasa memperoleh nilai 84 dengan kategori baik. Penilaian guru memperoleh nilai 92,5 dengan kategori sangat baik, dan respon siswa memperoleh nilai 85 dengan kategori sangat baik. (3) Efektivitas modul dilihat dari hasil uji paired sampel t-test memperoleh nilai signifikansi 0.000 < 0.05, sehingga dapat di simpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa modul mitigasi bencana berbasis indigenous knowledge ini merupakan sumber belajar yang layak serta efektif dalam meningkatkan literasi bencana siswa kelas V sekolah dasar. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan