Abstract :
Projek penguatan profil pelajar pancasila adalah kegiatan yang berfokus pada pengembangan karakter dan keterampilan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan melalui budaya sekolah serta pembelajaran yang mencakup aktivitas intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler, dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Panasila dimensi gotong royong dalam mengembangkan karakter siswa dan faktor pendukung dan penghambat implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dimensi gotong royong dalam mengembangkan karakter siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dimensi gotong royong dalam mengembangkan karakter siswa di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kurikulum, 1 Guru kelas IV A dan 1 Guru kelas V C, serta perwakilan 4 orang siswa dari masing-masing kelas IV A dan V C.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter siswa di SD Muhammadiyah Bantul Kota dilaksanakan dengan berbagai kegiatan di dalam maupun luar kelas. Kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter siswa pada dimensi gotong royong diterapkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa untuk melakukan pekerjaan secara berkelompok, Berbagai kegiatan dirancang agar siswa mampu berpatisipasi aktif dalam pekerjaan kelompok, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan siswa lain dengan baik dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan, memiliki sikap peduli terhadap sesama, saling tolong menolong dalam menyelesaikan pekerjaan berkelompok dan mampu menerapkan sikap berbagi, memberi dan menerima sesuatu yang menjadi bagian dari miliknya dengan perasaan yang senang.