Abstract :
Penelitian ini membahas tentang hadis anjuran memiliki banyak anak sebagai respon terhadap fenomena figur dan masyarakat modern yang melakukan childfree atau tidak mau memiliki anak walaupun sudah menikah. Sementara tujuan pernikahan dalam islam adalah untuk melestarikan keturunan
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskritif analisis. Dalam penelitian ini, teknik analisis data menggunakan dokemuntasi dan observasi, yang mana data-data tersebut dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menilai kualitas hadis tersebut.
Dari hasil penelusuran terhadap hadis anjuran menikahi perempuan subur dan keibuan, demi kelestarian keluarga, didapati dari sunan Ab? Dawud dan musnad A?mad. Jalur ?bu d?wud berstatus sahih. Sementara dari jalur A?mad dilihat dari segi kualitas hadis tersebut berstatus ?asan dikarenakan ada perawi yang berstatus l? b?sa bih yaitu Khalf bin Khal?fah. Dilihat dari kuantitas hadis berstatus ahad karena berada terdapat dua jalur. Dan hadis tersebut bertatus marfu? karena langsung bersandar kepada Nabi Saw. Ditinjau dari latar belakang kemunculan hadis, dijumpai alasan menikahi perempuan yang subur dan penyayang karena ada sahabat yang menikahi perempuan yang mandul. Sementara tujuan pernikahan salah satunya adalah untuk melestarikan keturunan. Fenomena beberapa publik figur masyarakat modern mengabaikan tujuan suci pernikahan dan lebih memilih childfree karena alasan over kapasiti dan memerdekakan perempuan.