Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan kedisiplinan siswa pada latihan ekstrakruikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Meskipun penanaman karakter disiplin siswa di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta sudah bagus, namun terdapat beberapa penyimpangan kedisiplinan siswa seperti kurang sopan, terlambat datang latihan, tidak memakai seragam Tapak Suci dan belum serius dalam latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan ekstrakruikuler tapak suci putera muhammadiyah, pelaksanaan penanaman karakter disiplin siswa serta faktor pendukung dan penghambat dalam ekstrakruikuler Tapak Suci di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan yang bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelirian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Serta menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Penelitian ini menghasilkan 3 temuan yaitu Pertama, pelaksanaan ekstrakurikuler Tapak Suci di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta dilaksanakan wajib oleh siswa kelas 7 dan 8 serta dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu pukul 15.30-16.30 WIB. Akan ada latihan tambahan di hari lain apabila mendekati atau akan mengikuti kejuaraan. Kedua, adanya penanaman karakter disiplin siswa yang dilakukan sudah bagus dengan pembiasaan datang tepat waktu, memperhatikan pelatih yang sedang memberikan materi serta memakai seragam Tapak Suci lengkap. Dalam pelaksanaannya perubahan dan perkembangan siswa akan selalu dipantau baik dari pihak sekolah maupun pelatih. Ketiga, faktor pendukung dalam penanaman karakter disiplin siswa melalui ekstrakurikuler Tapak Suci di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta adalah adanya kesadaran dan motivasi dari diri sendiri dalam latihan, adanya dukungan dari guru sekolah, serta metode yang digunakan untuk latihan efektif. Sedangkan faktor penghambat dalam penanaman karakter disiplin adalah kemamuan siswa untuk membiasakan karakter disiplin masih belum optimal, kurang seriusnya siswa dalam latihan, serta jumlah pelatih yang tidak sebanding dengan jumlah siswa.