DETAIL DOCUMENT
Analisis forensik digital pada aplikasi WeChat studi kasus cyberbullying menggunakan metode National Institute of Standard and Technology (NIST)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Nur Alfi Syahrin, Muhammad
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-10-03 09:10:17 
Abstract :
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia berkembang dengan sangat pesat, hampir semua orang menggunakan media sosial. Tingginya tingkat pengguna media sosial menyebabkan sering dimanfaatkan untuk berbagai macam kepentingan, salah satu aplikasi instant messenger yang banyak digunakan yaitu WeChat. Semakin mudahnya menggunakan aplikasi media sosial seperti WeChat dapat menimbulkan terjadinya tindakan cybercrime mengalami peningkatan, salah satunya merupakan cyberbullying. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan barang bukti digital dari kasus cyberbullying pada aplikasi WeChat berbasis Android dengan menggunakan metode National Institute of Standars Technology (NIST). Penelitian ini menggunakan simulasi dari skenario percakapan yang mengadopsi metode forensik digital National Institute of Standars Technology (NIST). Tahapan dalam metode NIST yaitu Collection, Examination, Analysis dan Reporting. Tahap pertama yaitu Collection atau pengumpulan dari barang bukti fisik dan digital, tahap kedua Examination atau proses mencari data secara sistematis dari barang bukti, tahap ketiga Analysis atau proses pemeriksaan data pada barang bukti digital yang dilakukan secara detail, dan tahap keempat Reporting atau pelaporan dari hasil analisis yang telah dilakukan. Berdasarkan tahapan penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh barang bukti dengan menggunakan 2 aplikasi yaitu MOBILedit Forensic dan Magnet Axiom. Barang bukti digital yang berhasil diperoleh berupa informasi pengguna, username, dan chat. MOBILedit Forensic berhasil mendapatkan 1 akun pengguna, username tidak ditemukan dan chat juga tidak temukan, sedangkan Magnet Axiom mendapatkan 1 akun pengguna, 5 username dan 48 chat. Barang bukti yang diperoleh dapat digunakan untuk membantu proses penegakan hukum terkait kejahatan pada media sosial. Penelitian yang dilakukan menggunakan beberapa aplikasi forensic ini dapat digunakan sebagai acuan dan memberikan wawasan lebih luas terhadap kegiatan Digital Forensic. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan