Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, keamanan sistem, dan kualitas layanan sistem terhadap minat menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) pada Generasi Z di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam transaksi keuangan. Teori penelitian ini menggunakan Theory Planned of Bahevior (TPB). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistibusikan kepada responden dari generasi Z. Sampel penelitian terdiri dari 113 Generasi Zoomer (Gen Z) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dat dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Form. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan antara variabel literasi keuangan, keamanan sistem, dan kualitas layanan sistem terhadap minat untuk menggunakan QRIS dalam transaksi keuangan. Literasi keuangan meningkatkan pemahaman dan kemampuan generasi Z dalam mengelola transaksi keuangan mereka menggunakan QRIS. Keamanan sistem yang baik meningkatkan kepercayaan mereka dalam menggunakan QRIS, sedangkan kualitas layanan sistem yang tinggi membuat penggunaan QRIS menjadi lebih nyaman dan efisien.
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya meningkatkan literasi keuangan, keamanan sistem, dan kualitas layanan sistem untuk mendorong minat generasi Z dalam menggunakan QRIS. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang berharga bagi pengembangan QRIS dan strategi pemasaran di kalangan generasi Z.