DETAIL DOCUMENT
Ruang nation dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi dan kesesuaiannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA Kajian Pascakolonial
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Asriyansyah, Asriyansyah
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-03 09:21:09 
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan ruang nation yang terdapat pada novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Ruang nation atau bangsa Indonesia ialah ruang yang tercipta sebagai perlawanan terhadap ruang-ruang kolonial. Setelah Indonesia merdeka dan kolonial Belanda atau Jepang tidak lagi bercokol secara fisik, Indonesia masih mewarisi peninggalan ruang-ruang kolonial. Novel Orang-Orang Oetimu menampilkan kepelikan dinamika bangsa pascakolonial, mulai dari kemerdekaan Indonesia atas Belanda dan Jepang, dekolonisasi Timor Portugis, represifitas Indonesia masa Soeharto terhadap Timor Barat dan Timor Timur, sampai perjuangan kemerdekaan Timor Timur terhadap Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan ruang nation dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi; dan, (2) mendeskripsikan kesesuaian novel Orang-Orang Oetimu sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XII. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi pustaka. Subjek penelitian ini adalah novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Objek penelitian ini adalah ruang nation atau bangsa dan kesesuaian novel sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan teori politik ruang pascakolonial yang digagas oleh Sara Upstone. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode baca dan catat. Instrumen pada penelitian ini ialah human instrument dan penggunaan kartu data. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan meningkatkan ketekunan dan diskusi teman sejawat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ruang nation dalam novel Orang-Orang Oetimu yang meliputi space, place, dan chaos, menunjukkan bahwa ruang bangsa Indonesia masih terbelenggu dengan peninggalan ruang kolonial dan meniadakan heteregonitas bangsa. Nesi memperlihatkan homogenitas ruang bangsa Indonesia semasa Soeharto terhadap masyarakat Oetimu, Kupang, atau Timor Barat, dan Timor Timur, baik secara militeristik maupun konsep-konsep hegemonik atas nama NKRI. Nesi menawarkan chaos sebagai destabilisasi atas homogenitas ruang peninggalan kolonial pada nation Indonesia melalui suara-suara heterogen orang-orang Oetimu, Kupang, atau Timor Barat, dan pejuang kemerdekaan Timor Timur. Novel Orang-Orang Oetimu dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XII karena telah memuat kriteria-kriteria bahan ajar, yang mencakup bahasa, psikologis, dan latar belakang. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan