DETAIL DOCUMENT
Implementasi ekstrakurikuler robotik dalam membentuk karakter kreatif dan mandiri siswa SD Muhammadiyah Purwodiningratan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Anis Safira, Rosa
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-05 02:38:26 
Abstract :
Sekolah sebagai salah satu pihak pembentuk kepribadian anak serta sarana untuk mengembangkan dan mengoptimalkan fungsi otak pada individu siswa, harus menyediakan fasilitas yang dapat menyalurkan bakat serta minatnya agar anak terhindar dari hal-hal negatif. Sekolah dapat memfasilitasi siswa dengan lebih menyediakan tempat bagi kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya ekstrakurikuler robotik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler robotik siswa dapat mengembangkan karakter kerativitas dan karakter mandiri. Pembentukan karakter di sekolah dapat membawa siswa ke pengenalan nilai secara kognitif, penghayatan secara afektif, dan akhirnya ke pengenalan nilai secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi ekstrakurikuler robotik dan mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat implementasi ekstrakurikuler robotik dalam membentuk karakter kreatif dan mandiri siswa di sd Muhammadiyah Purwodiningratan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Langkah-langkah teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ekstrakurikuler robotik dalam membentuk karakter kreatif dan mandiri telah terlaksana dengan baik. Teknik untuk membentuk karakter kreatif siswa yakni meningkatkan ketertarikan siswa dalam menemukan hal baru; pemberian kesempatan agar siswa dapat mengeksplore diri; pemberian motivasi dan pujian; dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembentukan karakter mandiri dalam ekstrakurikuler robotik dilakukan melalui pembiasaan, seperti: pembiasaan tidak tergantung dengan orang lain, pembiasaan untuk memperbaiki kesalahan dan mencobanya hingga berhasil; meningkatkan keingintahuan dan sikap percaya diri siswa. Faktor pendukung implementasi ekstrakurikuler robotik terdiri dari faktor internal, seperti: minat, feedback (umpan balik), keinginan belajar yang berasal dari dalam diri siswa; semangat atau motivasi siswa, dan sikap rasa ingin tahu siswa. Faktor pendukung eksternal diantaranya sekolah, Tim manajemen yang baik, pelatih yang berkompeten dibidangnya, dukungan orangtua, dan lingkungan sekolah yang nyaman. Faktor penghambatnya yaitu terbatasnya sarana dan prasarana, keterbatasan waktu pelaksanaan, kurangnya pelatih robotik di setiap kelas, keterbatasan biaya, kesulitan siswa, kurangnya fokus siswa, dan kurangnnya sikap tanggungjawab siswa terhadap tugasnya. Upaya untuk mengatasi hambatan diantaranya yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan, pemberian motivasi, dan melakukan koordinasi. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan