Abstract :
Latar belakang masalah penelitian ini yakni adanya perubahan dalam segi
keagamaan atau religiusitas pada pengguna media sosial. Berangkat dari hal tersebut
peneliti tertarik untuk mengkaji salah satu media sosial yang cukup digandrungi
selama tiga tahun terakhir yaitu Tiktok. Peneliti juga menemukan bahwa tidak sedikit
mahasiswa yang menjadi penikmat dari aplikasi media sosial tersebut. Tujuan
penelitian ini; (1) untuk mengetahui tingkat intensitas penggunaan media sosial
tiktok, (2) tingkat religiusitas mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas
Ahmad Dahlan 2019, (3) seberapa besar pengaruh intensitas penggunaan media
sosial tiktok terhadap religiusitas mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas
Ahmad Dahlan 2019.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian
kuantitatif dengan metode korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas
Ahmad Dahlan Yogyakarta dengan mengambil jumlah populasi sebesar 383
mahasiswa/i. Sample dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random
sampling menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sebanyak 196
responden.Variabel independen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan
media sosial tiktok (X), sedangkan variabel dependennya adalah religiusitas (Y).
Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket (kuesioner)
Hasil penelitian menunjukan bahwa Intensitas penggunaan media sosial
tiktok dan tingkat religiusitas masuk dalam kategori sedang dengan presentase
66,3% dan 62,8%. Terdapat pengaruh antara intensitas penggunaan media sosial
tiktok terhadap religiusitas mahasiswa pendidikan agama Islam yakni sebesar 6,8%
yang dapat dilihat pada nilai Rsquere di tabel uji summery pada regresi linier sederhana
yang menunjukan angka 0,068. Adapun nilai R sebesar 0,260 yang artinya hubungan
intensitas penggunaan media sosial tiktok dengan religiusitas mahasiswa Pendidikan
Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2019 dalam tingkat korelasi
rendah.