Abstract :
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang diperoleh dari hasil rata-rata UN tingkat SMP menunjukkan kesulitan pada mata pelajaran matematika. Hasil rata-rata UN tingkat SMP menunjukkan kesulitan pada mata pelajaran matematika yaitu pada materi geometri dan pengukuran terlebih pada materi teorema Pythagoras. Diperlukan pengembangan instrumen tes untuk mengurangi miskonsepsi pada siswa. Instrumen tes yang digunakan untuk mengurangi miskonsepsi siswa yaitu four-tier. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengembangan four-tier diagnostic test dan karakteristik dari pengembangan four-tier diagnostic test.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evalutaion). Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII B dan VIII E SMP N 1 Kota Mungkid. Dalam penelitian ini terdapat dua tahap uji coba yaitu uji coba skala kecil dan uji coba skala besar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data yaitu tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semua kisi ? kisi dan 15 butir soal dinilai valid oleh kedua validator. Dari 15 butir soal memiliki tingkat kesukaran 7% soal sukar, 73% soal sedang, dan 20% soal mudah. Sedangkan untuk daya pembeda 67% cukup dan 33% baik. Estimasi reliabilitas pada instrumen four-tier diagnostic test sebesar 0,671, termasuk reliabel. Miskonsepsi yang banyak dilakukan oleh siswa yaitu 40% terdapat pada soal butir nomor 14.