Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan akhlak pada latihan tapak suci di Padepokan Badai Selatan. Terdapat penyimpangan akhlak siswa-siswa seperti kurang sopan, menunda-nunda ibadah shalat, bercanda kelewat batas dan belum serius dalam latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman akhlakul karimah serta faktor pendukung dan penghambat dalam latihan tapak suci di Padepokan Badai Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknis analisis data meliputi reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Serta menguji keabsahan data dengan cara menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Penelitian ini menghasilkan 2 temuan yakni yaitu Pertama, adanya penanaman akhlakul karimah di Padepokan Badai Selatan dilakukan dengan cara pelatih menjadikan dirinya sebagai uswah hasanah serta selalu mengajak siswa untuk berakhlak mulia. Bentuk akhlakul karimah berupa religius, sabar, menjalin kekeluargaan, jujur, dan sopan santun. Kedua, terdapat faktor yang mendukung penanaman akhlakul karimah di Padepokan Badai Selatan yakni adanya tujuan yang jelas dan menjadi pedoman dalam latihan serta pelaksanaan penanaman akhlakul karimah, kepemimpinan yang baik dari ketua, dukungan dari orangtua, pelatih selaku aktivis sekaligus kader Muhammadiyah. Sedangkan faktor yang menghambat dalam penanaman akhlakul karimah adalah kemauan berubah dalam diri anak belum optimal dan kurang seriusnya anak dalam mengikuti rangkaian latihan tapak suci.