Abstract :
Perilaku merokok merupakan perilaku yang membahayakan bagi
kesehatan, akan tetapi masih banyak orang yang melakukannya. Merokok
tergolong pada aktivitas yang memberikan dampak kenyamanan bagi
penggunanya. Namun tidak mudah mengendalikan atau menurunkan terlebih
menghilangkan keinginan merokok. Berdasarkan hasil observasi di sekolah
menyatakan bahwa kebanyakan siswa merokok disebabkan karena mempunyai
permasalahan hidup, stres dan sudah kecanduan merokok. Sehingga peneliti di
sini memberikan layanan konseling kelompok dengan teknik modelling yang
bertujuan untuk: mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan teknik
modelling efektik untuk mereduksi perilaku merokok pada siswa SMA
Muhammadiyah 1 Imogiri.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian Eksperimen
dengan desain penelitian pre-eksperimental design menggunakan model one
group Pretest Posttest design. Subjek penelitian adalah kelas XI IPS SMA
Muhammadiyah 1 Imogiri yang berjumlah 6 peserta didik. Uji validitas diketahui
menggunakan product moment dengan bantuan SPSS 22 for windows dan
Microsoft Excel . Uji reabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data yang
terkumpul dalam bentuk angka (kuantitatif) yang kemudian dianalisis secara
statistik. Analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu dengan
menggunakan uji paired sample t-test yang berdasarkan uji prasyarat.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh thitung = 7,453 >
2,015 pada signifikansi (?) = 5% dan hasil sig (2-tailed) sebesar 0,001 (0,05)
sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
penurunan perilaku merokok peserta didik setelah diberikan layanan konseling
kelompok teknik modelling.