Abstract :
Kedudukan teknologi dalam bidang pendidikan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran karena dapat membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan. Namun, belum semua sekolah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran, yaitu media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline pada materi organ peredaran darah manusia kelas V sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan mengetahui kualitas media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline pada materi organ peredaran darah manusia kelas V sekolah dasar.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model ADDIE dengan lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif untuk mendeskripsikan komentar dan saran yang diperoleh dari para ahli, respon guru, dan respon siswa. Sedangkan Teknik analisis data kuantitatif untuk mengetahui kualitas produk, serta hasil penilaian para ahli, respon guru, dan respon siswa.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut. Penilaian dari ahli media 85,8 dengan kategori ?Sangat Baik?, ahli materi 80 dengan kategori ?Sangat Baik?, ahli pembelajaran 85,4 dengan kategori ?Sangat Baik?, serta penilaian respon guru 92 dengan kategori ?Sangat Baik?, dan penilaian respon siswa 96,4 dengan kategori ?Sangat Baik?. Penilaian yang diperoleh membuktikan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline pada materi organ peredaran darah manusia kelas V sekolah dasar berkualitas dan layak digunakan.