DETAIL DOCUMENT
Prarancangan pabrik Monoetanolamine dari Ethylene Oxide dan Ammonia dengan kapasitas 50.000 ton/tahun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Sarah, Dwita
Puspitasari, Anggun
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-10-15 04:35:54 
Abstract :
Rancangan Pabrik Monoetanolamine dengan kapasitas 50.000 ton/tahun akan dibangun di Kawasan Industri Cikampek, Jawa Barat. Proses pembuatan monoetanolamine menggunakan bahan baku etilen oksida dan ammonia. Pemanfaatan dari Monoetanolamine antara lain sebagai bahan baku industri kosmetik, pengemulsi dan plasticizer. Reaksi pembentukan Monoetanolamin berlangsung pada Reaktor Alir Pipa (RAP) dengan kondisi operasi yaitu suhu 40? dan tekanan 3 atm. Reaksi bersifat eksotermis sehingga memerlukan pendingin untuk menjaga suhu pada reaktor. Tujuan prarancangan ini yakni meningkatkan sekktor perekonomian di Indonesia. Umpan masuk Reaktor (R-01) berupa etilen oksida dan ammonia yang berfase gas dengan perbandingan 1:10 dalam kondisi isothermal. Produk keluaran Reaktor pada suhu 40? dan tekanan 3 atm dalam kondisi campuran cair dan gas. Produk keluaran reaktor (R-01) akan di teruskan ke Flash Drum (FD) untuk dipisahkan antara Etilen Oksida dan Ammonia dengan Monoetanolamine, Dietanolamine dan Trietanolamine dengan kondisi operasi suhu 85? dan tekanan 1 atm. Hasil uap dari FD berupa campuran Etilen Oksida dan Amonia yang akan dipisahkan lagi dengan Separator untuk di Recycle ke Reaktor. Hasil cairan dari FD berupa monoetanolamin, dietanolamin dan trietanolamin dimasukkan kedalam Menara Destilasi (MD) pada keadaan cair jenuh dengan suhu 176,5 ? dan tekanan 1,2 atm, hasil atas MD berupa monoetanolamine dengan kadar 99%, kemudian diembunkan menggunakan condenser, setelah itu didinginkan mnggunakan cooler (CL-02) kemudian produk disimpan kedalam tangki penyimpanan (T-03).Untuk hasil bawah dari MD-01 berupa Campuran monoetanolamine, dietanolamine serta trietanolamine. Hasil analisis ekonomi dari perancangan pabrik Monoetanolamin diperoleh Percent Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 60,40%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 1,42 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 40,247%, Shut Down Point (SDP) sebesar 27,47 %, dan Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 53,40%. Berdasarkan perhitungan dan hasil evaluasi ekonomi maka pabrik Monoetanolamin dengan kapasitas 50.000 ton/tahun ini layak ditinjau lebih lanjut dan ditinjau dari sifat bahan baku, kondisi operasi, serta produk utama. Dengan demikian Pabrik Monoetanolamin berkapasitas 50.000 ton/tahun termasuk dalam pabrik beresiko tinggi. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan