DETAIL DOCUMENT
Studi tematik motivasi khuluÕ™ prespektif hadis
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Syukur Ridha Saputra, Muhammad
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-18 01:26:06 
Abstract :
Pada pernikahan, sudah selayaknya dan sepatutnya berbagai upaya dilakukan agar tercapai sakinah mawaddah wa rahmah dalam keluarga. Akan tetapi, pada saat tertentu terdapat dasar yang menghendaki bolehnya putus pernikahan tersebut dalam arti lain jika pernikahan tersebut diteruskan maka hanya akan mendatangkan kemu?aratan. Dalam hal ini, dibenarkan oleh agama Islam perceraian sebagai langkah terakhir dari upaya mempertahankan rumah tangga atau yang biasa disebut dengan perceraian, sehingga putusnya pernikahan dengan jalan bercerai adalah jalan keluar yang baik. Pada masa Nabi, pengajuan perceraian tidak hanya dilakukan oleh suami, akan tetapi istri juga diperbolehkan mengajukan gugat cerai yang dalam agama Islam disebut dengan khulu?. Penelitian ini mencoba mencari tahu hadis-hadis yang membahas tentang khulu? beserta dengan kualitasnya dan apa motivasi yang melatarbelakangi terjadinya khulu? pada masa Nabi Saw. Penelitian ini berjenis penelitian kepustakaan (Library Research) bersifat deskriptif-analisis, yang merujuk pada kitab-kitab hadis yang membahas tentang khulu?, serta juga kitab-kitab pendukung lainnya serta penelitian yang mendukung topik yang dibahas. Hasil penelitian yang didapat adalah peneliti menemukan sepuluh hadis yang membahas tentang khulu?. Yakni dalam kitab ?ahih Bukhari didapati dua hadis dengan kualitas ?ahih, Sunan Ab? D?wud didapati dua hadis dengan kualitas ?ahih dan hadis dengan kualitas Hasan Li?airih. Kitab Sunan al-Nas??i ditemukan dua hadis yang keduanya berkualitas ?ahih. Kitab Sunan Tirmi?i ditemukan dua hadis dengan kualitas ?ahih dan hadis dengan kualitas Hasan Li?airih. Serta kitab Sunan Ibnu M?jah ditemukan dua hadis dengan kualitas ?ahih dan hadis dengan kualitas Hasan Li?airih. Sedangkan motivasi perempuan meminta khulu? pada masa Nabi adalah disebabkan karena ketidaksepadanan penampilan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan