DETAIL DOCUMENT
Analisis penerapan rekam medis elektronik pada Klinik Utama Bunafsi di Kabupaten Wonogiri
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Rusmadi Putra, Bayu
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2024-10-19 02:22:53 
Abstract :
Penelitian ini mengangkat tema terkait penerapan rekam medis elektronik pada Klinik Utama Bunafsi. Terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam pelaksanaan pelayanan, antara lain file rekam medis tidak diketemukan dalam rak penyimpanan rekam medis, adanya pengisian yang tidak lengkap dalam pencatatan riwayat pengobatan pasien. Tujuan penelitian terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum yakni menganalisa penerapan rekam medis elektronik di klinik Utama Bunafsi di Kabupaten Wonogiri. Tujuan khusus yakni menganalisa implementasi atau penerapan delapan kegiatan rekam medis elektronik di Klinik Utama Bunafsi Kabupaten Wonogiri. Perencanaan pelaksanaan penelitian dimulai bulan Oktober 2023. Jumlah responden sebanyak tiga informan yang terdiri dari pimpinan klinik, pengelola rekam medis, serta dokter umum. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menemukan 1) data regristrasi pasien berupa data identitas dan data sosial pasien telah diisi secara lengkap. 2) distribusi data rekam medisdilakukan secara sistem dari unit pendaftaran ke uni-unit pelayanan. 3) pengisian data informasi klinis telah dilakukan oleh Profesional Pemberi Asuhan. 4) aktivitas pengolahan informasi rekam medis telah sesuai dengan ICD-10 dan ICD 9CM. 5) input data telah dilakukan dengan aplikasi Kanza untuk proses klaim pembayaran pasien. 6) aktivitas penyimpanan data pasien telah dijamin keamanannya. 7) belum memiliki tim review untuk keperluan audit internal. 8) aktivitas transfer rekam medis belum terintegrasi. Kesimpulan penelitian yakni 1) pencatatan registrasi pasien sudah sesuai dengan Permenkes RI No 4 Tahun 2022. 2) proses distrubusi data rekam medis elektronik masih bersifat manual. 3) pengisian informasi klinis telah dilakukan Klinik Utama Bunafsi secara lengkap, baik dan benar. 4) pengolahan informasi rekam medis sudah mencakup aktivitas pengkodean dan pelaporan. Namun aktivitas analisis data belum dilakukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. 5) penginputan data untuk klaim pembiayaan sudah dilakukan dengan baik. 6) Klinik Utama Bunafsi telah memiliki server tersendiri sehingga data rekam medis elektronik dapat dijamin keamanan, keutuhan, kerahasiaan dan ketersediaan data pasien. 7) penjaminan mutu rekam medis elektronik belum dilakukan baik secara internal maupun eksternal klinik. 8) Aktivitas transfer rekam medis elektronik di Klinik Utama Bunafsi belum menggunakan platform SATUSEHAT dari Kementerian Kesehatan. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan