Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan penilaian yang dilakukan sejauh ini
hanya dilakukan tes kognitif saja, dan assessment yang digunakan selama ini belum
bisa mengukur critical thinking skill dilihat dari kurangnya pengembangan
assessment yang baik. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tampilan
dan isi dari pengembangan asesmen formatif pada materi gerak lurus yang mampu
meningkatkan critical thinking di SMA, (2) untuk mengetahui kelayakan dari
asesmen formatif berbasis critical thinking yang digunakan pada materi gerak lurus
di SMA.
Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalh model penelitian
dan pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation,
Evaluation). Produk berupa instrumen divalidasi oleh dua validator yaitu ahli media
dan ahli materi, yang selanjutnya diujicobakan pada kelas XI MIPA 2 SMA N 1
Jetis. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara dan angket.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar validasi ahli dan angket
respon peserta didik. Teknis analisis data validasi ahli serta respon peserta didik
menggunakan kriteria penilaian skor skala 4.
Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa kelayakan oleh ahli
materi memperoleh persentase kelayakan rata-rata 98% dengan kriteria penilaian
Sangat Layak. Pada penilaian ahli media memperoleh persentase kelayakan ratarata 91% yang termasuk dalam kriteria penilaian Sangat Layak. Selanjutnya
persentase penilaian kelayakan guru memperoleh 96% dengen kriteria Sangat
Layak. Hasil respon peserta didik mendapatkan persentase 89% dengan kriteria
penilaian Sangat Baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan maka,
dapat disimpulkan bahwa produk atau instrumen berupa formative assessment pada
pokok bahasan gerak lurus layak digunakan dalam pembelajaran.