DETAIL DOCUMENT
Adālah Al-Ṣaḥābah menurut Muṣṭafā Al-Ṣibāʻi dan Muhammad Syahrur
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Aslamiyah Thoriq, Hanan
Subject
BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc 
Datestamp
2024-12-18 03:01:48 
Abstract :
Salah satu variabel yang menarik untuk diteliti dari kajian Hadis adalah kaidah keadilan sahabat yang berbunyi al-?a??bah kulluhum ?ud?l. Kaidah ini berimplikasi terhadap keadaan sahabat yang tidak perlu dikritik kredibiltasnya. Kendati demikian, hal ini justru menjadi tantangan tersendiri dalam kajian kritik hadis karena menyisakan banyak pertanyaan dan perdebatan. Bukan hanya terjadi di antara golongan teologis tetapi juga oleh para tokoh dari klasik hingga kontemporer. Adapun di antara tokoh tersebut adalah Mu??af? al-?ib??i dan Muhammad Syahrur. Oleh karena itu, dalam rangka mendalami wacana keadilan sahabat tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menelaah gagasan pemikiran kaidah keadilan sahabat menurut Mu??af? al-?ib??i dan Muhammad Syahrur. Penelitian ini, termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan atau library research. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Merujuk pada dua sumber primer, yakni kitab al-Sunnah wa Mak?natuha f? al-Tasyr?? al-Isl?m? karya Mu??af? al-?ib??i dan al-Sunnah al-Ra??liyyah wa al-Sunnah al-Nabawiyyah; Ru?yah Jad?dah karya Muhammad Syahrur serta didukung oleh sumber-sumber sekunder yang lain. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwasanya Mu??af? al-?ib??i menyepakati kaidah keadilan sahabat sebagaimana yang dirumuskan para oleh ulama terdahulu. Adapun Muhammad Syahrur berupaya untuk mengkritisi kaidah tersebut sebab sahabat tidak bisa disebut sebagai orang yang adil begitu saja. Perbedaan pandangan di antara keduanya bertumpu pada pemahaman terhadap dalil-dalil al-Qur?an dan Sunnah, perbedaan dalam menyepakati ijtihad ulama dan perbedaan pandangan dalam menilai sahabat sebagai generasi pertama. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan