DETAIL DOCUMENT
Analisis pemilihan supplier utama menggunakan metode ahp analytical hierarchy process
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Nabila, Sitti
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2025-01-07 05:59:15 
Abstract :
Pemasok (supplier) merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam manajemen rantai pasok. Kepuasan pelanggan sangat bergantung pada pemilihan supplier terbaik. UMKM House of Makario melakukan pemilihan supplier bahan baku tanpa mekanisme tertentu dan tidak disertai dengan evaluasi atau metode yang terukur. Akibatnya UMKM House of Makario mengalami beberapa permasalahan seperti tertundanya waktu produksi dan keuntungan yang diperoleh menurun. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemilihan supplier dari tiga alternatif supplier dengan mempertimbangkan beberapa kriteria diantaranya kriteria kualitas dengan sub kriteria kesesuaian warna, tanpa cacat lubang dan tanpa cacat tipis, kriteria harga dengan sub kriteria harga produk, kemudahan pembayaran, dan kenaikan harga, kriteria pengiriman dengan sub kriteria waktu pengiriman, kesesuaian jumlah permintaan, dan memenuhi kebutuhan pesanan dan kriteria pelayanan dengan sub kriteria mudah dihubungi dan fleksibilitas. Metode yang digunakan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Kuesioner perbandingan berpasangan digunakan untuk menentukan kepentingan relatif dari kriteria, sub kriteria dan alternatif yang akan menjadi prioritas sedangkan wawancara dan studi literatur digunakan untuk menentukan kriteria dengan cara memberikan usulan-usulan kriteria dan sub kriteria tersebut kepada owner. Kriteria dan sub kriteria lainnya diambil berdasarkan hasil observasi wawancara mengenai permasalahan kepada owner. Berdasarkan pengolahan data AHP, urutan kriteria prioritas pemilihan supplier yaitu: kualitas dengan bobot 40%, harga 32%, pengiriman 20%, dan pelayanan 8%. Urutan bobot prioritas supplier yang terpilih yaitu Supplier A sebesar 35%, Supplier B sebesar 34%, dan Supplier C sebesar 31%. Oleh karena itu Supplier A paling dipertimbangkan menjadi pemasok bahan baku kulit dan dipilih sebagai mitra dalam jangka panjang karena memenuhi manajemen kontrak atau kinerja perjanjian dalam kualitas bahan baku dan juga memenuhi kontrak harga tetap. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan