DETAIL DOCUMENT
Keakuratan Kode Diagnosisi Chronic KIdney Disease, Stage 5 di RSUD Karanganyar
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
FATIMAH, DEWI
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-11 03:48:49 
Abstract :
ABSTRAK DEWI FATIMAH TINJAUAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS CHRONIC KIDNEY DISEASE, STAGE 5 DI RSUD KARANGANYAR Pengodean adalah kegiatan memberikan kode berupa huruf, angka, atau kombinasi huruf dan angka yang tepat, lengkap dan sesuai dengan ICD-10. Berdasarkan studi pendahuluan dengan mengambil 10 dokumen terdapat 3 dokumen yang tidak akurat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keakuratan kode diagnosis chronic kidney disease, stage 5 di RSUD karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Sampel penelitian adalah 109 dokumen rekam medis tahun 2019-2021. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi, dan checklist. Pengolahan data yaitu penyusunan data, editing (penyuntingan data), klasifikasi, tabulasi, dan penyajian data. Standar operasional prosedur (SOP) di RSUD Karanganyar menggunakan Kebijakan Direktur tentang Instalasi Rekam Medis Nomor : 445/80.25 tahun 2018. Persentase keakuratan dan ketidakkuratan kode chronic kidney disease, stage 5 di RSUD Karanganyar pada tahun 2019-2021 diperoleh 109 dokumen rekam medis. Terdapat 27 (25%) dokumen rekam medis yang tidak akurat dan sisanya 82 (75%) dokumen akurat. Faktor yang mempengaruhi keakuratan kode diagnosis chronic kidney disease, stage 5 yaitu tenaga medis atau dokter dan tenaga rekam medis. Kesimpulan penelitian ini diperoleh tata cara pengodean di RSUD Karanganyar 75% menggunakan hafalan/ingatan. Terdapat 19 (17,4%) dokumen rekam medis tidak akurat dan 90 (82,6%) dokumen rekam medis akurat. Ketidaklengkapan dan penulisan dokter yang susah dibaca juga mempengaruhi keakuratan kode. Penulis menyarankan coder lebih memperhatikan tata cara pengodean agar diperoleh kode yang tepat dan coder lebih teliti dengan melihat lembar penunjang lainnya, serta penulisan dokter mengenai diagnosis penyakit secara lengkap, jelas dan dapat dibaca oleh coder juga bertujuan agar memudahkan dalam mengkode penyakit. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa