DETAIL DOCUMENT
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Nomor Rekam Medis Rawat Jalan Di UPTD RSUD Kota Salatiga
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
NOVIASTUTI, VENY IRA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-12 08:33:44 
Abstract :
Analisi Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Nomor Rekam Medis Rawat Jalan di Poliklinik Eksekutif UPTD RSUD Kota Salatiga. Duplikasi nomor rekam medis rawat jalan yang ada di poliklinik eksekutif berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab duplikasi nomor rekam medis rawat jalan di poliklinik eksekutif berdasarkan unsur man, method, material, machine, dan money. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah peugas pendaftaran rawat jalan dan petugas filing. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode observasi, pengolahan data menggunakan collecting, editing, klasifikasi, tabulasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prosedur penomoran sesuai SOP penomoran menggunakan Unit Numbering System, persentase terjadinya duplikasi nomor rekam medis yaitu 0,03% dan faktor penyebab duplikasi nomor rekam medis rawat jalan di poliklinik eksekutif disebabkan unsur man kurangnya pelatihan petugas mengenai prosedur penomoran pasien, method tidak ada SOP tentang duplikasi nomor rekam medis rawat jalan , material seringnya pasien tidak membawa KIB, machine prosedur dapat mempengaruhi proses pelayanan rekam medis karena semua pasien post opname dibuatkan nomer baru dan money kurangnya perencanaan pengadaan fasilitas seperti pengadaan prosedur. Pada penelitian yang dilakukan peneliti terjadi duplikasi nomor rekam medis rawat jalan di poliklinik eksekutif terdapat 3 duplikasi dengan jumlah 99 dokumen Penelitian ini adalah Faktor yang menjadi penyebab terjadinya duplikasi nomor rekam medis adalah seringnya pasien tidak membawa KIB, karena KIB sebagai identitas berobat pasien apabila pasien tidak membawa KIB akan mempersulit petugas pendaftaran. Peningkatan ketelitian petugas dalam dalam proses identifikasi pasien. Setiap pasien berobat baik pasien baru atau lama harap dicek kembali statusnya. Untuk pasien yang tidak membawa KIB diharapkan patugas mengecek data pada SIMRS menggunakan identitas pasien yaitu nama, alamat, tanggal lahir agar mengurangi terjadinya duplikasi nomor rekam medis. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa